Ensiklopedia Mini Seri
Tujuh Keajaiban Dunia Baru
Lokasi pemenang Tujuh Keajaiban Dunia Baru.
Tujuh Keajaiban Dunia Baru adalah proyek yang berusaha mengembalikan konsep Tujuh Keajaiban Dunia dengan daftar keajaiban modern. Pemilihan disusun oleh Yayasan New 7 Wonders, dengan pemenang diumumkan pada tanggal 7 Juli 2007 di Lisbon, Portugal.[1]
Daftar keajaiban
Keajaiban Simbol Lokasi Gambar
Tembok Besar Tiongkok
Perlindungan, Terus Menerus Republik Rakyat Cina
Petra
Teknik, Perlindungan Jordan
Patung Kristus Penebus
Penerimaan, Keterbukaan Rio de Janeiro, Brazil
Machu Picchu
Komunitas, Dedikasi Cuzco, Perú
Chichén Itzá
Pemujaan, Ilmu Pengetahuan Yucatán, Mexico
Colosseum
Kesenangan, Penderitaan Roma, Italy
Taj Mahal
Cinta, Hasrat Agra, India
Piramid Giza
(Kandidat Kehormatan, karena satu-satunya dari Tujuh Keajaiban Dunia Kuna yang masih ada) Tidak Punah, Keabadian Kairo, Mesir
Finalis 7 Keajaiban Dunia Baru
21 finalis[2], disusun secara alfabet dan dengan simbol yang diasosiasikan adalah:
Keajaiban Simbol Lokasi Gambar
Acropolis
Peradaban, Demokrasi Athena, Yunani
Alhambra
Harga Diri, Dialog Granada, Spanyol
Angkor Wat
Keindahan, Suaka Angkor, Kamboja
Chichen Itza
Pemujaan, Ilmu Pengetahuan Yucatán, Mexico
Patung Kristus Penebus
Penerimaan, Keterbukaan Rio de Janeiro, Brazil
Colosseum
Kesenangan, Penderitaan Roma, Italy
Moai
Misteri, Keluarbiasaan Pulau Paskah, Chili
Menara Eiffel
Tantangan, Kemajuan Paris, Perancis
Tembok Besar Tiongkok
Perlindungan, Terus Menerus Republik Rakyat Cina
Hagia Sophia
Keyakinan, Penghormatan Istanbul, Turki
Biara Kiyomizu
Kejelasan, Ketenangan Kyoto, Jepang
Kremlin, Lapangan Merah, dan Katedral Saint Basil
Pertahanan, Simbolik Moskow, Rusia
Machu Picchu
Komunitas, Dedikasi Cuzco, Perú
Istana Neuschwanstein
Fantasi, Khayalan Füssen, Jerman
Petra
Teknik, Perlindungan Jordan
Piramid Giza
Ketidakpunahan, Keabadian Kairo, Mesir
Patung Liberty
Kemurahan hati, Harapan New York City, Amerika Serikat
Rabu, 02 Februari 2011
pengetahuan-garis nazca
Garis-garis Nazca
Garis-garis dan Geoglif di Nazca dan Pampas de Jumana*
Situs Warisan Dunia UNESCO
________________________________________
Negara Peserta
Peru
Tipe Kebudayaan
Kriteria
i, iii, i
Referensi 700
Wilayah† Amerika Latin dan Karibia
Sejarah prasasti
Prasasti resmi 1994 (Sesi 18)
* Nama resmi dalam Daftar Warisan Dunia.
† Menurut klasifikasi resmi UNESCO.
Garis-garis Nazca merupakan rangkaian geoglif yang terletak di Gurun Sechura, khususnya di Gurun Nazca, daerah yang panjangnya lebih dari 80 km antara kota Nazca dan Palpa di Peru. Geoglif ini diperkirakan dibuat oleh kebudayaan Nazca antara 200 SM dan 700 M. Terdapat ratusan gambar, dari yang sederhana sampai yang rumit, seperti gambar burung, laba-laba, monyet, ikan, ikan hiu, llama, dan kadal. salah satu tempat didunia yang sampai saat ini masih banyak diliputi misteri. Banyak pertanyaan-pertanyaan muncul mengenai asal usulnya.
Garis-garis Nazca sendiri baru mulai marak diperbincangkan pada era tahun 1920-an, bermula dari cerita penumpang pesawat terbang yang melintas daerah Nazca, mengaku seperti melihat garis-garis samar membentuk berbagai macam bentuk makhluk hidup dengan dimensi yang besar. Tahun 1920-an merupakan era baru dalam penerbangan komersial di wilayah Amerika.
Sejak kabar penemuan itu, para arkeolog dari seluruh belahan dunia berbondong-bondong datang ke daerah Nazca untuk melihat dan meneliti lebih lanjut mengenai garis-garis Nazca.
Pembuatan
Tidak diketahui dengan pasti siapa yang membuat garis-garis Nazca. Teori utama adalah bahwa peradaban Nazca yang membuatnya, dengan menggunakan peralatan dan teknologi sederhana. Teori ini didukung dengan ditemukannya keramik dan pasak kayu di beberapa ujung garis. Selain itu, beberapa peneliti, seperti Joe Nickell dari Universitas Kentucky, telah membuat ulang garis-garis ini dengan teknologi yang kira-kira tersedia pada masa peradaban Nazca, tanpa bantuan udara.
Garis-garis dan Geoglif di Nazca dan Pampas de Jumana*
Situs Warisan Dunia UNESCO
________________________________________
Negara Peserta
Peru
Tipe Kebudayaan
Kriteria
i, iii, i
Referensi 700
Wilayah† Amerika Latin dan Karibia
Sejarah prasasti
Prasasti resmi 1994 (Sesi 18)
* Nama resmi dalam Daftar Warisan Dunia.
† Menurut klasifikasi resmi UNESCO.
Garis-garis Nazca merupakan rangkaian geoglif yang terletak di Gurun Sechura, khususnya di Gurun Nazca, daerah yang panjangnya lebih dari 80 km antara kota Nazca dan Palpa di Peru. Geoglif ini diperkirakan dibuat oleh kebudayaan Nazca antara 200 SM dan 700 M. Terdapat ratusan gambar, dari yang sederhana sampai yang rumit, seperti gambar burung, laba-laba, monyet, ikan, ikan hiu, llama, dan kadal. salah satu tempat didunia yang sampai saat ini masih banyak diliputi misteri. Banyak pertanyaan-pertanyaan muncul mengenai asal usulnya.
Garis-garis Nazca sendiri baru mulai marak diperbincangkan pada era tahun 1920-an, bermula dari cerita penumpang pesawat terbang yang melintas daerah Nazca, mengaku seperti melihat garis-garis samar membentuk berbagai macam bentuk makhluk hidup dengan dimensi yang besar. Tahun 1920-an merupakan era baru dalam penerbangan komersial di wilayah Amerika.
Sejak kabar penemuan itu, para arkeolog dari seluruh belahan dunia berbondong-bondong datang ke daerah Nazca untuk melihat dan meneliti lebih lanjut mengenai garis-garis Nazca.
Pembuatan
Tidak diketahui dengan pasti siapa yang membuat garis-garis Nazca. Teori utama adalah bahwa peradaban Nazca yang membuatnya, dengan menggunakan peralatan dan teknologi sederhana. Teori ini didukung dengan ditemukannya keramik dan pasak kayu di beberapa ujung garis. Selain itu, beberapa peneliti, seperti Joe Nickell dari Universitas Kentucky, telah membuat ulang garis-garis ini dengan teknologi yang kira-kira tersedia pada masa peradaban Nazca, tanpa bantuan udara.
teori darwin terpatahkan
Teori Darwin di Patahkan
Sepanjang garis Aborigin tidak bercampur dengan ras lain, ciri mereka akan selalu tetap sama. Tidak masalah berapa lama waktu berlalu, orang-orang ini tidak akan berevolusi dengan cara sedemikian untuk mendapatkan ciri-ciri yang berbeda. Mereka tidak akan mendapatkan tengkorak dengan volume lebih besar atau ciri anatomis lain.
NEANDERTHAL: SATU RAS MANUSIA YANG
BERBEDA DENGAN SEMUA RAS YANG PERNAH HIDUP DALAM SEJARAH TIDAK MENYUSUN SATU PETUNJUK BAGI EVOLUSI!:
Manusia Neanderthal (Homo neanderthalensis) adalah manusia yang muncul di Eropa 100,000 tahun silam dan tidak lagi ada kira-kira 35,000 tahun silam-atau telah bercampur dengan ras-ras lain manusia. Perbedaan utama antara mereka dan manusia masa kini adalah rangka mereka sedikit lebih padat dan volume rata-rata otak mereka sedikit lebih besar. Temuan-temuan ilmiah memperlihatkan bahwa orang-orang Neanderthal sepenuhnya ras manusia dengan tingkat kecerdasan dan budaya yang tidak berbeda dengan kita. Manusia Cro-Magnion juga satu ras yang dipercaya hidup 30,000 tahun silam. Mereka memiliki tengkorak kubah dan dahi yang lebar. Isi tengkorak mereka yang 1,600 cc lebih tinggi daripada rata-rata manusia saat ini. Mereka memiliki tonjolan tebal pelipis yang tebal di tengkorak mereka dan memiliki juga tonjolan keras di belakang tengkorak mereka, yang juga merupakan ciri manusia Neanderthal. Banyak dari perbedaan fisik serupa yang ada antara manusia Cro-Magnon dan Neanderthal juga ada di antara ras-ras manusia masa kini. Sama seperti perbedaan antara orang Amerika dan orang Inuit, atau orang Afrika dan orang Eropa, tidak membuktikan bahwa salah satu mereka lebih unggul daripada yang lain; demikian juga sifat-sifat fisik dari ras-ras punah ini tidak menjadikan mereka primitif atau mirip kera. Ras-ras ini bercampur-baru dengan ras-ras lain atau, untuk suatu alasan yang belum diketahui, meninggalkan panggung sejarah. Namun, tidak mungkin mereka “primitif” atau “setengah kera.” Mereka ada sebagai manusia yang sempurna.struktur tengkorak adalah sepenuhnya alamiah. Beragam spesies ikan juga memiliki beragam bentuk kepala. Misalnya, bentuk kepala trout salmon sangat berbeda dari belut, namun keduanya sama-sama ikan. Serupa itu, ada perbedaan antara struktur tengkorak aneka ras manusia. Ada perbedaan pada struktur dahi, liang mata, tonjolan pelipis dan isi tengkorak antara orang Pigmi dan Inggris, Rusia dan China, Aborigin dan Inuit atau Afrika dan Jepang, Namun, perbedaan-perbedaan ini tidak berarti bahwa satu ras berevolusi dari ras lain atau bahwa ras tertentu adalah “lebih primitif” atau “lebih maju” daripada yang lain. Sepanjang garis Aborigin tidak bercampur dengan ras lain, ciri mereka akan selalu tetap sama. Tidak masalah berapa lama waktu berlalu, orang-orang ini tidak akan berevolusi dengan cara sedemikian untuk mendapatkan ciri-ciri yang berbeda. Mereka tidak akan mendapatkan tengkorak dengan volume lebih besar atau ciri anatomis lain. Misalnya, sebagian pribumi Malaysia yang hidup harus ini memiliki tonjolan pelipis yang besar dan dahi yang tertarik ke belakang-suatu ciri khas bagi tengkorak Homo erectus yang dikatakan para evolusionis “primitif.” Jika pendapat para evolusionis ini benar, maka pribumi Malaysia ini harus memiliki apa yang dikatakan struktur dan penampilan manusia yang belum berkembang, yang baru saja berevolusi dari kera. Akan tetapi, hal ini bagaimana pun tidak terjadi. Fakta bahwa sebagaimana ciri anatomis tengkorak Homo erectus juga terlihat hari ini mengungkapkan bahwa
Homo erectus bukanlah spesies primitif, maupun juga fakta bahwa skenario evolusionis tentang
“pohon keluarga manusia” itu sekadar dusta.
Misalnya, sebagian pribumi Malaysia yang hidup harus ini memiliki tonjolan pelipis yang besar dan dahi yang tertarik ke belakang-suatu ciri khas bagi tengkorak Homo erectus yang dikatakan para evolusionis “primitif.” Jika pendapat para evolusionis ini benar, maka pribumi Malaysia ini harus memiliki apa yang dikatakan struktur dan penampilan manusia yang belum berkembang, yang baru saja berevolusi dari kera. Akan tetapi, hal ini bagaimana pun tidak terjadi. Fakta bahwa sebagaimana ciri anatomis tengkorak Homo erectus juga terlihat hari ini mengungkapkan bahwa Homo erectus bukanlah spesies primitif, maupun juga fakta bahwa skenario evolusionis tentang “pohon keluarga manusia” itu sekadar dusta.
Singkatnya, fakta bahwa sebagian ras manusia yang hidup di masa lalu memiliki struktur anatomis yang berbeda bukanlah petunjuk bagi evolusi. Perbedaan anatomis dapat terlihat pada setiap umur, di antara berbagai ras manusia. Tengkorak orang Amerika dan Jepang, Eropa dan Aborigin, Inuit, Afrika atau Pigmi tidaklah sama. Namun, hal ini tidak menyiratkan bahwa salah satu ras ini lebih maju atau lebih primitif daripada ras lainnya.
Jika, ribuan tahun ke depan, seorang ilmuwan menemukan tengkorak seorang Amerika yang tingginya 1,9 meter yang hidup di tahun 2000-an dan memutuskan untuk membandingkannya dengan tengkorak seorang Jepang dengan tinggi 1,6 meter yang juga hidup di abad ke-21, ia akan mengamati banyak perbedaan, ukuran adalah yang pertama.
Jika, berdasarkan pada perbedaan-perbedaan ini, ia menyatakan bahwa orang Amerika lebih maju dalam sebuah proses evolusi khayalan sementara orang Jepang itu sekadar hominid primitif, tafsirannya pasti hauh dari mencerminkan kebenaran.
Lebih lagi, ukuran satu tengkorak bukanlah ukuran kecerdasan atau kecakapan manusia. Banyak orang memiliki tubuh yang tumbuh baik, namun berkemampuan mental terbatas. Di sisi lain, ada banyak orang cerdas yang tubuhnya dan kepalanya lebih kecil daripada orang-orang lain. Mendasarkan pada hanya ukuran, memeringkat tengkorak-tengkorak orang ini ke dalam yang disebut susunan evolusioner akan pastilah tidak bernilai ilmiah, sebab susunan semacam itu tidak mencerminkan fakta. Perbedaan dalam isi tengkorak tidak bermakna apa-apa bagi kecerdasan dan kecakapan, sebagaimana kita ketahui dengan baik.
Tengkorak seseorang yang terlibat dalam kegiatan mental yang sibuk sepanjang hidupnya tidak akan tumbuh. Ia sekadar menjadi lebih mampu secara mental. Kecerdasan berubah tidak menurut isi otak, namun lewat penyusunan neuron dan sinapsis di dalam otak.
Peniruan pada Kera tidak Berarti Kera dapat Berevolusi Menjadi Manusia:
Para Darwinis menyatakan bahwa kemampuan meniru kera adalah bukti bagi persangkaan mereka bahwa kera berevolusi menjadi manusia. Benar, kera mampu meniru gerak tubuh dan perilaku yang mereka lihat. Ketika dilatih agar demikian, mereka dapat membedakan bentuk dan warna benda, dan menanggapi rangsangan secara cerdas. Akan tetapi, ini tidak berarti bahwa mereka berevolusi menjadi manusia seiring dengan waktu. Jika itu kejadiannya, maka semua spesies hewan yang dikenal cerdas-anjing, kucing, kuda-harus diharapkan akan pelan-pelan berevolusi menjadi manusia.
Misalnya, ketika dilatih, beo dapat membedakan bentuk persegi dari lingkaran, merah dari biru, dan dapat menempatkan benda ke tempat yang benar. Lebih jauh, beo memiliki kemampuan berbicara dengan meniru suara manusia, yang tidak bisa dilakukan kera. Dalam hal ini-menurut pernyataan tak masuk akal para Darwinis-beo memiliki peluang lebih besar berevolusi menjadi manusia yang cerdas.
Serigala adalah binatang lain yang dikenal akan kecerdasannya. Menurut logika tanpa dasar dan tidak ilmiah para Darwinis, ukuran tengkorak serigala akan tumbuh pelan-pelan, sesuai dengan kecerdasannya, dan suatu kali, mamalia ini akan berevolusi menjadi suatu spesies yang secerdas dan sesadar manusia. Akan tetapi, alihrupa ini tidak pernah terjadi. Serigala selalu tetap serigala.
Sungguh menakjubkan melihat orang dengan karir akademis bersusah-payah mencoba menjelaskan pernyataan-pernyataan tak masuk akal ini dengan membumbuinya dengan istilah-istiah ilmiah dan kata-kata Latin. Tidak masalah bagaimana kera mengembangkan kemampuan mental dan kecakapan tangannya, atau meniru apa yang dilihatnya di sekitar, hal-hal ini tidak akan membuat mereka suatu hari menjadi manusia. Kera selalu menjadi kera, dan akan tetap demikian. Dan tidak masalah betapa susah-payah para evolusionis berpendapat lain, kebenaran itu nyata: manusia menjadi ada tidak lewat proses evolusioner apapun, namun diciptakan oleh Allah, dengan kecerdasan, kesadaran dan hati nurani yang telah diberikan olehNya.
Manusia diciptakan sebagai manusia dan ada sebagai manusia sejak penciptaannya. Inilah kebenaran yang telah ditunjukkan kebijaksanaan dan ilmu pengetahuan kepada kita.
Cerita Evolusi Manusia Penuh dengan Tipuan:
Sepanjang sejarah geologi, lebih dari 6.000 spesies kera pernah hidup, dan sebagian besar telah punah. Kini, hanya 120 spesies kera masih ada di Bumi. Namun, kira-kira 6.000 spesies kera itu membentuk satu sumber daya yang kaya bagi para evolusionis. Mereka menciptakan suatu skenario evolusi manusia yang cocok dengan maksud-maksud mereka dengan menyusun sebagian tengkorak kera punah ini dan ras manusia dalam suatu urutan, dari yang terkecil ke yang terbesar dan membumbuinya dengan ulasan-ulasan berprasangka. Dengan menggunakan cara-cara ini, mereka mencoba selama bertahun-tahun untuk mendapatkan sokongan bagi teori evolusi dan menipu manusia. Namun, kini mereka harus melihat bahwa metode-metode yang mereka pakai tidak lagi berguna.
Sebagian petunjuk hasil karang-karangan yang digunakan para evolusionis untuk meyakinkan orang-orang lain bahwa skenario evolusi manusia itu benar adalah:
Manusia Piltdown, ditemukan oleh Charles Dawson di tahun 1912 dan yang diduga berumur 500 ribu tahun. Akan tetapi, kira-kira 40 tahun setelah “fosil” ditemukan, para ilmuwan memeriksanya sekali lagi dan mengungkapkan suatu pemalsuan yang mencengangkan. Tengkorak Manusia Piltdown adalah milik manusia yang hidup 500 tahun lalu, dan tulang rahang bawahnya milik kera yang baru mati. Giginya telah sengaja disusun dan disisipkan ke rahang, dan sendi-sendinya diisi agar membuatnya menyerupai milik manusia. Lalu, semua potongan tulang dinodai dengan kalium dikromat untuk memberinya penampakan kuno.
Pada tahun 1922, Henry Fairfield Osborn, direktur Museum Sejarah Alam Amerika, menyatakan bahwa ia telah menemukan satu fosil gigi geraham dari Zaman Pliosen di Nebraska barat dekat Snake Brook. Gigi ini diduga memiliki sifat yang sama dimiliki gigi manusia dan kera, dan berasal dari spesies baru yang dijuluki “Manusia Nebraska.” Berdasarkan pada satu gigi ini, reka ulang kepala dan tubuh manusia Nebraska digambarkan. Lebih lagi, manusia Nebraska bahkan digambarkan bersama seluruh keluarganya! Namun, di tahun 1927, bagian-bagian lain rangka juga ditemukan, dan potongan-potongan yang baru ditemukan ini menunjukkan bahwa gigi itu bukan milik manusia maupun kera, namun milik satu spesies babi liar Amerika yang punah yang disebut Prosthennops.
Ramapithecus diketahui sebagai keyakinan sesat terbesar dan terlama teori evolusi. Nama ini diberikan kepada fosil yang ditemukan di India pada tahun 1932, yang disangka mewakili tahap pertama perpisahan antara manusia dan kera, yang dianggap terjadi 14 juta tahun silam. Fosil ini digunakan sebagai petunjuk kokoh oleh para evolusionis selama sekitar 50 tahun. Akan tetapi, analisis lebih lanjut membuktikan bahwa sifat-sifat gigi Ramapithecus sangat mirip dengan sebagian simpanse masa kini. Misalnya, Theropithecus galada, babon dataran tinggi yang hidup di Ethiopia, memiliki gigi seri dan taring yang relatif kecil dibandingkan dengan kera-kera lainnya yang kini hidup dan wajah kecil seperti Ramapithecus. Di bulan terbitan April 1982 majalah Science, satu tulisan berjudul “Humans lose an early ancestor” (Manusia kehilangan moyang asalnya) mengumumkan bahwa Ramapithecus hanyalah orangutan yang sudah punah.
Di bulan Juli 1984, sebuah fosil rangka yang hampir lengkap dari yang jelas-jelas manusia ditemukan di Danau Turkana, Kenya. Diperkirakan bahwa fosil ini, dijuluki Pemuda Turkana, berumur 12 tahun dan akan sejangkung 1,83 meter saat dewasa. Struktur tegak rangka ini tidak ada bedanya dengan manusia masa kini. Bangun panjang dan tinggi rangka ini sepenuhnya cocok dengan rangka manusia yang saat ini hidup di kawasan tropis dunia. Richard Leakey mengatakan bahwa di masa kini, remaja ini akan tidak mencolok jika berada di kerumunan orang . Karena ditemukan di lapisan yang berumur 1,6 juta tahun, rangka manusia ini digolongkan menurut umurnya sebagai wakil lain Homo erectus. Pemuda Turkana adalah contoh biasa dari tafsiran berprasangka dan berpihak terhadap fosil oleh para evolusionis.
“Lucy” adalah nama yang diberikan kepada fosil yang ditemukan oleh ahli antropologi Donald Johanson di tahun 1974. Banyak evolusionis menyatakan bahwa Lucy adalah bentuk peralihan antara manusia dan apa yang disebut moyang hominidnya. Akan tetapi, analisis lanjutan pada fosil ini mengungkapkan bahwa Lucy hanyalah anggota dari spesies kera yang punah, dikenal sebagai Australopithecus. Ukuran otak Australopithecus mendekati simpanse. Banyak sifat-sifat lain-seperti rincian tengkorak, kedekatan mata, gigi geraham yang tajam, struktur rahang, tangan panjang, dan kaki pendek-menegaskan bahwa mahluk ini tidak berbeda dengan simpanse masa kin. Bahkan panggulnya pun sama dengan simpanse.
Richard Leakey menyajikan tengkorak yang dinamai KNM-ER 1470-yang dikatakannya berumur 2,8 juta tahun-sebagai temuan terbesar dalam sejarah antropologi. Menurutnya, mahluk ini mamalia isi otak kecil seperti Australopithecus, bersama dengan satu wajah yang mirip dengan manusia masa kini, dan adalah rantai yang hilang antara Australopithecus dan manusia. Namun, setelah beberapa saat, disadari orang bahwa wajah mirip manusia dari tengkorak KNM-ER 1470, yang sering muncul di sampul-sampul berkala ilmiah dan majalah ilmiah populer, adalah hasil perakitan tidak benar potongan-potongan tengkorak-”kesalahan” mana mungkin disengaja.
Seperti Anda lihat, tidak ada temuan ilmiah yang mendukung, apalagi menegaskan, teori evolusi; hanya sejumlah ilmuwan yang memercayai membabi-buta. Para ilmuwan ini meyakini mitos evolusi itu sendiri, sekalipun tidak berlandasan ilmiah, dan juga mencoba membuat orang lain memercayai hal yang sama menggunakan bangun pendapat yang menipu dan tafiran berprasangka. Semua kabar tentang apa yang disebut “moyang manusia” dan gambar-gambar yang digunakan dalam kabar-kabar itu sekadar karang-karangan. Petunjuk kokoh telah menghancurkan kisah evolusi manusia.
Dalam halaman-halaman berikut, beberapa contoh dari tak terhitung tengkorak yang membatu disajikan yang membantah teori evolusi. Tengkorak-tengkorak ini adalah di antara petunjuk bahwa tak satu mahluk hidup pun pernah berubah sepanjang sejarah, bahwa tak satu pun telah mengubah diri menjadi spesies lain dan bahwa tiap spesies selalu ada bersama semua ciri yang dimilikinya sejak awal.
Bersama dengan potongan-potongan petunjuk ini, penghalang dan ketiadaan nalar dalam pemikiran para Darwinis disajikan. Misalnya, para Darwinis menyatakan bahwa spesies memerbaiki diri lewat perubahan terus-menerus. Namun, bagaimanakah mereka menjelaskan kelanggengan yang terus tampak dalam semua mahluk hidup? Teori evolusi bahwa manusia semestinya turun dari kera juga harus menjelaskan mengapa spesies-spesies lain tidak mengalami suatu proses alihrupa yang sama dengan semestinya telah dialami si kera khayalan itu.
Para Darwinis tidak memiliki jawaban tentang mengapa beruang tidak memutuskan menjadi berjalan dengan dua kaki pada suatu hari, atau mengapa rubah tidak berevolusi menjadi seorang profesor yang cakap dengan mengembangkan kecerdasannya, atau mengapa seekor panda tidak menjadi seorang pelukis yang menciptakan karya seni yang mengagumkan. Bahan evolusi telah dilukiskan dengan contoh-contoh dan penalaran-penalaran yang bahkan mudah diabaikan anak-anak, sekadar menyatakan ketidaknalaran Darwinisme yang sukar terbayangkan. Darwinisme disajikan seakan itu fakta ilmiah, namun sebenarnya ideologi yang ketidaknalarannya sukar terbayangkan.
Sebagaimana akan Anda lihat, Darwinisme adalah skandal terbesar dalam sejarah, dibangun sepenuhnya di atas dusta, tipuan, serta pernyataan-pernyataan tidak nalar dan tidak masuk akal. Seluruh dunia akan menyaksikan keruntuhan akhir Darwinisme dalam abad ke-21 ini.
Sepanjang garis Aborigin tidak bercampur dengan ras lain, ciri mereka akan selalu tetap sama. Tidak masalah berapa lama waktu berlalu, orang-orang ini tidak akan berevolusi dengan cara sedemikian untuk mendapatkan ciri-ciri yang berbeda. Mereka tidak akan mendapatkan tengkorak dengan volume lebih besar atau ciri anatomis lain.
NEANDERTHAL: SATU RAS MANUSIA YANG
BERBEDA DENGAN SEMUA RAS YANG PERNAH HIDUP DALAM SEJARAH TIDAK MENYUSUN SATU PETUNJUK BAGI EVOLUSI!:
Manusia Neanderthal (Homo neanderthalensis) adalah manusia yang muncul di Eropa 100,000 tahun silam dan tidak lagi ada kira-kira 35,000 tahun silam-atau telah bercampur dengan ras-ras lain manusia. Perbedaan utama antara mereka dan manusia masa kini adalah rangka mereka sedikit lebih padat dan volume rata-rata otak mereka sedikit lebih besar. Temuan-temuan ilmiah memperlihatkan bahwa orang-orang Neanderthal sepenuhnya ras manusia dengan tingkat kecerdasan dan budaya yang tidak berbeda dengan kita. Manusia Cro-Magnion juga satu ras yang dipercaya hidup 30,000 tahun silam. Mereka memiliki tengkorak kubah dan dahi yang lebar. Isi tengkorak mereka yang 1,600 cc lebih tinggi daripada rata-rata manusia saat ini. Mereka memiliki tonjolan tebal pelipis yang tebal di tengkorak mereka dan memiliki juga tonjolan keras di belakang tengkorak mereka, yang juga merupakan ciri manusia Neanderthal. Banyak dari perbedaan fisik serupa yang ada antara manusia Cro-Magnon dan Neanderthal juga ada di antara ras-ras manusia masa kini. Sama seperti perbedaan antara orang Amerika dan orang Inuit, atau orang Afrika dan orang Eropa, tidak membuktikan bahwa salah satu mereka lebih unggul daripada yang lain; demikian juga sifat-sifat fisik dari ras-ras punah ini tidak menjadikan mereka primitif atau mirip kera. Ras-ras ini bercampur-baru dengan ras-ras lain atau, untuk suatu alasan yang belum diketahui, meninggalkan panggung sejarah. Namun, tidak mungkin mereka “primitif” atau “setengah kera.” Mereka ada sebagai manusia yang sempurna.struktur tengkorak adalah sepenuhnya alamiah. Beragam spesies ikan juga memiliki beragam bentuk kepala. Misalnya, bentuk kepala trout salmon sangat berbeda dari belut, namun keduanya sama-sama ikan. Serupa itu, ada perbedaan antara struktur tengkorak aneka ras manusia. Ada perbedaan pada struktur dahi, liang mata, tonjolan pelipis dan isi tengkorak antara orang Pigmi dan Inggris, Rusia dan China, Aborigin dan Inuit atau Afrika dan Jepang, Namun, perbedaan-perbedaan ini tidak berarti bahwa satu ras berevolusi dari ras lain atau bahwa ras tertentu adalah “lebih primitif” atau “lebih maju” daripada yang lain. Sepanjang garis Aborigin tidak bercampur dengan ras lain, ciri mereka akan selalu tetap sama. Tidak masalah berapa lama waktu berlalu, orang-orang ini tidak akan berevolusi dengan cara sedemikian untuk mendapatkan ciri-ciri yang berbeda. Mereka tidak akan mendapatkan tengkorak dengan volume lebih besar atau ciri anatomis lain. Misalnya, sebagian pribumi Malaysia yang hidup harus ini memiliki tonjolan pelipis yang besar dan dahi yang tertarik ke belakang-suatu ciri khas bagi tengkorak Homo erectus yang dikatakan para evolusionis “primitif.” Jika pendapat para evolusionis ini benar, maka pribumi Malaysia ini harus memiliki apa yang dikatakan struktur dan penampilan manusia yang belum berkembang, yang baru saja berevolusi dari kera. Akan tetapi, hal ini bagaimana pun tidak terjadi. Fakta bahwa sebagaimana ciri anatomis tengkorak Homo erectus juga terlihat hari ini mengungkapkan bahwa
Homo erectus bukanlah spesies primitif, maupun juga fakta bahwa skenario evolusionis tentang
“pohon keluarga manusia” itu sekadar dusta.
Misalnya, sebagian pribumi Malaysia yang hidup harus ini memiliki tonjolan pelipis yang besar dan dahi yang tertarik ke belakang-suatu ciri khas bagi tengkorak Homo erectus yang dikatakan para evolusionis “primitif.” Jika pendapat para evolusionis ini benar, maka pribumi Malaysia ini harus memiliki apa yang dikatakan struktur dan penampilan manusia yang belum berkembang, yang baru saja berevolusi dari kera. Akan tetapi, hal ini bagaimana pun tidak terjadi. Fakta bahwa sebagaimana ciri anatomis tengkorak Homo erectus juga terlihat hari ini mengungkapkan bahwa Homo erectus bukanlah spesies primitif, maupun juga fakta bahwa skenario evolusionis tentang “pohon keluarga manusia” itu sekadar dusta.
Singkatnya, fakta bahwa sebagian ras manusia yang hidup di masa lalu memiliki struktur anatomis yang berbeda bukanlah petunjuk bagi evolusi. Perbedaan anatomis dapat terlihat pada setiap umur, di antara berbagai ras manusia. Tengkorak orang Amerika dan Jepang, Eropa dan Aborigin, Inuit, Afrika atau Pigmi tidaklah sama. Namun, hal ini tidak menyiratkan bahwa salah satu ras ini lebih maju atau lebih primitif daripada ras lainnya.
Jika, ribuan tahun ke depan, seorang ilmuwan menemukan tengkorak seorang Amerika yang tingginya 1,9 meter yang hidup di tahun 2000-an dan memutuskan untuk membandingkannya dengan tengkorak seorang Jepang dengan tinggi 1,6 meter yang juga hidup di abad ke-21, ia akan mengamati banyak perbedaan, ukuran adalah yang pertama.
Jika, berdasarkan pada perbedaan-perbedaan ini, ia menyatakan bahwa orang Amerika lebih maju dalam sebuah proses evolusi khayalan sementara orang Jepang itu sekadar hominid primitif, tafsirannya pasti hauh dari mencerminkan kebenaran.
Lebih lagi, ukuran satu tengkorak bukanlah ukuran kecerdasan atau kecakapan manusia. Banyak orang memiliki tubuh yang tumbuh baik, namun berkemampuan mental terbatas. Di sisi lain, ada banyak orang cerdas yang tubuhnya dan kepalanya lebih kecil daripada orang-orang lain. Mendasarkan pada hanya ukuran, memeringkat tengkorak-tengkorak orang ini ke dalam yang disebut susunan evolusioner akan pastilah tidak bernilai ilmiah, sebab susunan semacam itu tidak mencerminkan fakta. Perbedaan dalam isi tengkorak tidak bermakna apa-apa bagi kecerdasan dan kecakapan, sebagaimana kita ketahui dengan baik.
Tengkorak seseorang yang terlibat dalam kegiatan mental yang sibuk sepanjang hidupnya tidak akan tumbuh. Ia sekadar menjadi lebih mampu secara mental. Kecerdasan berubah tidak menurut isi otak, namun lewat penyusunan neuron dan sinapsis di dalam otak.
Peniruan pada Kera tidak Berarti Kera dapat Berevolusi Menjadi Manusia:
Para Darwinis menyatakan bahwa kemampuan meniru kera adalah bukti bagi persangkaan mereka bahwa kera berevolusi menjadi manusia. Benar, kera mampu meniru gerak tubuh dan perilaku yang mereka lihat. Ketika dilatih agar demikian, mereka dapat membedakan bentuk dan warna benda, dan menanggapi rangsangan secara cerdas. Akan tetapi, ini tidak berarti bahwa mereka berevolusi menjadi manusia seiring dengan waktu. Jika itu kejadiannya, maka semua spesies hewan yang dikenal cerdas-anjing, kucing, kuda-harus diharapkan akan pelan-pelan berevolusi menjadi manusia.
Misalnya, ketika dilatih, beo dapat membedakan bentuk persegi dari lingkaran, merah dari biru, dan dapat menempatkan benda ke tempat yang benar. Lebih jauh, beo memiliki kemampuan berbicara dengan meniru suara manusia, yang tidak bisa dilakukan kera. Dalam hal ini-menurut pernyataan tak masuk akal para Darwinis-beo memiliki peluang lebih besar berevolusi menjadi manusia yang cerdas.
Serigala adalah binatang lain yang dikenal akan kecerdasannya. Menurut logika tanpa dasar dan tidak ilmiah para Darwinis, ukuran tengkorak serigala akan tumbuh pelan-pelan, sesuai dengan kecerdasannya, dan suatu kali, mamalia ini akan berevolusi menjadi suatu spesies yang secerdas dan sesadar manusia. Akan tetapi, alihrupa ini tidak pernah terjadi. Serigala selalu tetap serigala.
Sungguh menakjubkan melihat orang dengan karir akademis bersusah-payah mencoba menjelaskan pernyataan-pernyataan tak masuk akal ini dengan membumbuinya dengan istilah-istiah ilmiah dan kata-kata Latin. Tidak masalah bagaimana kera mengembangkan kemampuan mental dan kecakapan tangannya, atau meniru apa yang dilihatnya di sekitar, hal-hal ini tidak akan membuat mereka suatu hari menjadi manusia. Kera selalu menjadi kera, dan akan tetap demikian. Dan tidak masalah betapa susah-payah para evolusionis berpendapat lain, kebenaran itu nyata: manusia menjadi ada tidak lewat proses evolusioner apapun, namun diciptakan oleh Allah, dengan kecerdasan, kesadaran dan hati nurani yang telah diberikan olehNya.
Manusia diciptakan sebagai manusia dan ada sebagai manusia sejak penciptaannya. Inilah kebenaran yang telah ditunjukkan kebijaksanaan dan ilmu pengetahuan kepada kita.
Cerita Evolusi Manusia Penuh dengan Tipuan:
Sepanjang sejarah geologi, lebih dari 6.000 spesies kera pernah hidup, dan sebagian besar telah punah. Kini, hanya 120 spesies kera masih ada di Bumi. Namun, kira-kira 6.000 spesies kera itu membentuk satu sumber daya yang kaya bagi para evolusionis. Mereka menciptakan suatu skenario evolusi manusia yang cocok dengan maksud-maksud mereka dengan menyusun sebagian tengkorak kera punah ini dan ras manusia dalam suatu urutan, dari yang terkecil ke yang terbesar dan membumbuinya dengan ulasan-ulasan berprasangka. Dengan menggunakan cara-cara ini, mereka mencoba selama bertahun-tahun untuk mendapatkan sokongan bagi teori evolusi dan menipu manusia. Namun, kini mereka harus melihat bahwa metode-metode yang mereka pakai tidak lagi berguna.
Sebagian petunjuk hasil karang-karangan yang digunakan para evolusionis untuk meyakinkan orang-orang lain bahwa skenario evolusi manusia itu benar adalah:
Manusia Piltdown, ditemukan oleh Charles Dawson di tahun 1912 dan yang diduga berumur 500 ribu tahun. Akan tetapi, kira-kira 40 tahun setelah “fosil” ditemukan, para ilmuwan memeriksanya sekali lagi dan mengungkapkan suatu pemalsuan yang mencengangkan. Tengkorak Manusia Piltdown adalah milik manusia yang hidup 500 tahun lalu, dan tulang rahang bawahnya milik kera yang baru mati. Giginya telah sengaja disusun dan disisipkan ke rahang, dan sendi-sendinya diisi agar membuatnya menyerupai milik manusia. Lalu, semua potongan tulang dinodai dengan kalium dikromat untuk memberinya penampakan kuno.
Pada tahun 1922, Henry Fairfield Osborn, direktur Museum Sejarah Alam Amerika, menyatakan bahwa ia telah menemukan satu fosil gigi geraham dari Zaman Pliosen di Nebraska barat dekat Snake Brook. Gigi ini diduga memiliki sifat yang sama dimiliki gigi manusia dan kera, dan berasal dari spesies baru yang dijuluki “Manusia Nebraska.” Berdasarkan pada satu gigi ini, reka ulang kepala dan tubuh manusia Nebraska digambarkan. Lebih lagi, manusia Nebraska bahkan digambarkan bersama seluruh keluarganya! Namun, di tahun 1927, bagian-bagian lain rangka juga ditemukan, dan potongan-potongan yang baru ditemukan ini menunjukkan bahwa gigi itu bukan milik manusia maupun kera, namun milik satu spesies babi liar Amerika yang punah yang disebut Prosthennops.
Ramapithecus diketahui sebagai keyakinan sesat terbesar dan terlama teori evolusi. Nama ini diberikan kepada fosil yang ditemukan di India pada tahun 1932, yang disangka mewakili tahap pertama perpisahan antara manusia dan kera, yang dianggap terjadi 14 juta tahun silam. Fosil ini digunakan sebagai petunjuk kokoh oleh para evolusionis selama sekitar 50 tahun. Akan tetapi, analisis lebih lanjut membuktikan bahwa sifat-sifat gigi Ramapithecus sangat mirip dengan sebagian simpanse masa kini. Misalnya, Theropithecus galada, babon dataran tinggi yang hidup di Ethiopia, memiliki gigi seri dan taring yang relatif kecil dibandingkan dengan kera-kera lainnya yang kini hidup dan wajah kecil seperti Ramapithecus. Di bulan terbitan April 1982 majalah Science, satu tulisan berjudul “Humans lose an early ancestor” (Manusia kehilangan moyang asalnya) mengumumkan bahwa Ramapithecus hanyalah orangutan yang sudah punah.
Di bulan Juli 1984, sebuah fosil rangka yang hampir lengkap dari yang jelas-jelas manusia ditemukan di Danau Turkana, Kenya. Diperkirakan bahwa fosil ini, dijuluki Pemuda Turkana, berumur 12 tahun dan akan sejangkung 1,83 meter saat dewasa. Struktur tegak rangka ini tidak ada bedanya dengan manusia masa kini. Bangun panjang dan tinggi rangka ini sepenuhnya cocok dengan rangka manusia yang saat ini hidup di kawasan tropis dunia. Richard Leakey mengatakan bahwa di masa kini, remaja ini akan tidak mencolok jika berada di kerumunan orang . Karena ditemukan di lapisan yang berumur 1,6 juta tahun, rangka manusia ini digolongkan menurut umurnya sebagai wakil lain Homo erectus. Pemuda Turkana adalah contoh biasa dari tafsiran berprasangka dan berpihak terhadap fosil oleh para evolusionis.
“Lucy” adalah nama yang diberikan kepada fosil yang ditemukan oleh ahli antropologi Donald Johanson di tahun 1974. Banyak evolusionis menyatakan bahwa Lucy adalah bentuk peralihan antara manusia dan apa yang disebut moyang hominidnya. Akan tetapi, analisis lanjutan pada fosil ini mengungkapkan bahwa Lucy hanyalah anggota dari spesies kera yang punah, dikenal sebagai Australopithecus. Ukuran otak Australopithecus mendekati simpanse. Banyak sifat-sifat lain-seperti rincian tengkorak, kedekatan mata, gigi geraham yang tajam, struktur rahang, tangan panjang, dan kaki pendek-menegaskan bahwa mahluk ini tidak berbeda dengan simpanse masa kin. Bahkan panggulnya pun sama dengan simpanse.
Richard Leakey menyajikan tengkorak yang dinamai KNM-ER 1470-yang dikatakannya berumur 2,8 juta tahun-sebagai temuan terbesar dalam sejarah antropologi. Menurutnya, mahluk ini mamalia isi otak kecil seperti Australopithecus, bersama dengan satu wajah yang mirip dengan manusia masa kini, dan adalah rantai yang hilang antara Australopithecus dan manusia. Namun, setelah beberapa saat, disadari orang bahwa wajah mirip manusia dari tengkorak KNM-ER 1470, yang sering muncul di sampul-sampul berkala ilmiah dan majalah ilmiah populer, adalah hasil perakitan tidak benar potongan-potongan tengkorak-”kesalahan” mana mungkin disengaja.
Seperti Anda lihat, tidak ada temuan ilmiah yang mendukung, apalagi menegaskan, teori evolusi; hanya sejumlah ilmuwan yang memercayai membabi-buta. Para ilmuwan ini meyakini mitos evolusi itu sendiri, sekalipun tidak berlandasan ilmiah, dan juga mencoba membuat orang lain memercayai hal yang sama menggunakan bangun pendapat yang menipu dan tafiran berprasangka. Semua kabar tentang apa yang disebut “moyang manusia” dan gambar-gambar yang digunakan dalam kabar-kabar itu sekadar karang-karangan. Petunjuk kokoh telah menghancurkan kisah evolusi manusia.
Dalam halaman-halaman berikut, beberapa contoh dari tak terhitung tengkorak yang membatu disajikan yang membantah teori evolusi. Tengkorak-tengkorak ini adalah di antara petunjuk bahwa tak satu mahluk hidup pun pernah berubah sepanjang sejarah, bahwa tak satu pun telah mengubah diri menjadi spesies lain dan bahwa tiap spesies selalu ada bersama semua ciri yang dimilikinya sejak awal.
Bersama dengan potongan-potongan petunjuk ini, penghalang dan ketiadaan nalar dalam pemikiran para Darwinis disajikan. Misalnya, para Darwinis menyatakan bahwa spesies memerbaiki diri lewat perubahan terus-menerus. Namun, bagaimanakah mereka menjelaskan kelanggengan yang terus tampak dalam semua mahluk hidup? Teori evolusi bahwa manusia semestinya turun dari kera juga harus menjelaskan mengapa spesies-spesies lain tidak mengalami suatu proses alihrupa yang sama dengan semestinya telah dialami si kera khayalan itu.
Para Darwinis tidak memiliki jawaban tentang mengapa beruang tidak memutuskan menjadi berjalan dengan dua kaki pada suatu hari, atau mengapa rubah tidak berevolusi menjadi seorang profesor yang cakap dengan mengembangkan kecerdasannya, atau mengapa seekor panda tidak menjadi seorang pelukis yang menciptakan karya seni yang mengagumkan. Bahan evolusi telah dilukiskan dengan contoh-contoh dan penalaran-penalaran yang bahkan mudah diabaikan anak-anak, sekadar menyatakan ketidaknalaran Darwinisme yang sukar terbayangkan. Darwinisme disajikan seakan itu fakta ilmiah, namun sebenarnya ideologi yang ketidaknalarannya sukar terbayangkan.
Sebagaimana akan Anda lihat, Darwinisme adalah skandal terbesar dalam sejarah, dibangun sepenuhnya di atas dusta, tipuan, serta pernyataan-pernyataan tidak nalar dan tidak masuk akal. Seluruh dunia akan menyaksikan keruntuhan akhir Darwinisme dalam abad ke-21 ini.
twilight
TWILIGHT-ECLIPSE
Narration
Bella Swan ( Kristen Stewart )
Sejak pindah dari Phoenix ke Forks, hidup Isabella Swan memang tak lagi sama. Perkenalannya dengan Edward Cullen membuat Bella terlibat dalam sebuah komunitas yang tak pernah diketahui banyak orang. Bella jatuh cinta pada Edward yang ternyata adalah vampir yang telah berusia hampir satu abad. Meski tahu kalau Edward adalah vampir namun kenyataan ini tak membuat cinta Bella pudar. Tak ada lagi yang diinginkan Bella selain bersatu dengan Edward, selamanya. Masalah jadi rumit saat Bella mengenal Jacob yang ia anggap sebagai seorang sahabat karib. Masalahnya Jacob dan Edward adalah dua musuh bebuyutan. Mereka berdua berasal dari garis keturunan yang telah bermusuhan selama berabad-abad.
Edward Cullen ( Robert Pattinson )
Sejak tahun 1918, usia Edward Cullen tak pernah bertambah. Selamanya pria ini akan tetap menjadi remaja berusia 17 tahun. Edward berubah menjadi vampir ketika Dr. Carlisle Cullen, ayah angkatnya, mengubahnya agar bisa selamat dari penyakit yang tak bisa disembuhkan. Edward diberkahi wajah tampan dan kekuatan yang melebihi manusia biasa namun di luar itu, Edward memiliki kemampuan membaca pikiran orang lain. Ironisnya, Edward justru tak bisa membaca pikiran Bella, gadis yang dicintainya. Kemampuan membaca pikiran inilah yang membuat keluarga Volturi iri dan bermaksud mengambil kekuatan ini dari Edward.
Edward jelas tak ingin menghabiskan sepanjang umurnya tanpa pendamping dan tak ada keraguan lagi bahwa Bella adalah orang yang diharapkan Edward. Meskipun Bella dengan rela telah bersedia menjadi vampir dan mendampingi Edward selamanya namun Edward masih tetap ragu.
Sebagai bangsa vampir, Edward dan keluarganya adalah musuh bebuyutan bangsa Jacob Black yang ternyata mampu berubah menjadi serigala. Yang lebih jadi masalah justru adalah persahabatan Bella dengan Jacob yang tak bisa dipisahkan.
Jacob Black ( Taylor Lautner )
Semula tak ada yang mengira kalau Jacob Black adalah bangsa Quileute Wolfpack. Jacob adalah sahabat lama keluarga Bella dan baru menyadari kalau dia adalah bagian dari keluarga Quileute Wolfpack yang bertugas melindungi tanah suku Indian dari para vampir. Jacob dan Bella sempat sangat dekat namun hubungan ini tiba-tiba saja berubah ketika Jacob menyadari kalau dirinya punya tugas mulia. Jacob memilih menjauhkan diri dari Bella meski di saat yang sama ia juga selalu melindungi Bella dari ancaman para vampir yang berusaha memburu Edward. Hubungan Bella dan Jacob memang sulit digambarkan. Bella hampir saja jatuh hati pada Jacob meski akhirnya cintanya pada Edward yang membuatnya menjatuhkan pilihan.
Alice Cullen (Ashley Greene)
Selain Edward, keluarga Cullen yang paling dekat dengan Bella adalah Alice. Jangan tertipu dengan kecantikan wanita ini karena Alice adalah salah satu keluarga Cullen yang punya kekuatan di luar kekuatan manusia biasa. Alice memiliki kemampuan melihat ke masa depan.
Alice dan Bella adalah dua sahabat baik. Alice bahkan sempat merencanakan pesta ulang tahun buat Bella namun acara ini malah menjadi berantakan saat tangan Bella terluka dan Jasper kehilangan kendali. Alice juga yang pertama berusaha menyelamatkan Edward saat Edward berusaha mengakhiri hidupnya karena mengira Bella telah bunuh diri.
Rosalie Hale (Nikki Reed)
Awalnya Rosalie adalah manusia biasa. Carlisle mengubah Rosalie menjadi vampir karena ia ingin menjodohkan Edward dengan gadis cantik ini. Sayangnya, Edward menganggap Rosalie seperti saudara sendiri. Rosalie kemudian menemukan jodohnya saat ia bertemu seorang pria bernama Emmett McCarthy yang terluka parah karena diserang beruang. Rosalie kemudian meminta Carlisle untuk mengubah Emmett menjadi vampir karena ia tak sanggup melakukannya sendiri.
Selain Edward sendiri, Rosalie adalah anggota keluarga Cullen yang tak setuju jika Bella menjadi vampir. Buat Rosalie, Bella telah memiliki segalanya dan tak ada gunanya mengorbankan jiwanya hanya untuk menjadi vampir. Rosalie juga tak setuju jika Edward menjalin hubungan asmara dengan Bella meskipun seluruh anggota keluarga Cullen berusaha meyakinkan kalau Bella sudah menjadi anggota keluarga Cullen hanya karena kedekatannya dengan Edward.
Jasper Hale
Jasper adalah anak angkat dari keluarga Cullen. Karena kemiripannya dengan Rosalie, Jasper mengambil nama belakang Rosalie agar mereka bisa menjadi saudara kembar saat harus berhubungan dengan manusia. Jasper sendiri adalah yang terakhir bergabung dengan keluarga Cullen dan karena itu ia yang paling merasa kesulitan menahan diri dari aroma darah manusia.
Karena Jasper pula keluarga Cullen memutuskan pindah dari Forks. Jasper sempat tak tahan mencium aroma darah Bella dan kehilangan kendali meski untungnya tak sampai terjadi sesuatu yang membahayakan Bella. Meski Jasper bukan yang paling besar dalam keluarga Cullen namun ia adalah petarung yang paling baik. Jasper juga punya kelebihan mampu memanipulasi pikiran orang lain.
Emmett Cullen
Meski belum terlalu lama menjadi vampir namun Emmet Cullen tak memiliki masalah beradaptasi dengan kehidupan barunya ini. Kalau Rosalie menyesali keberadaannya sebagai vampir, Emmet justru malah bersyukur karena dengan begitu ia bisa selamanya berdampingan dengan Rosalie. Emmet bahkan menggambarkan saat Rosalie membawanya pulang dan meminta Carlisle mengubahnya menjadi vampir sebagai pengalaman diselamatkan oleh malaikat.
Emmet adalah anggota keluarga Cullen yang paling kuat. Meski semua anggota keluarga Cullen mampu bertarung dengan baik namun hanya Emmet yang paling menikmati tiap detik dari pertarungannya. Emmet juga yang mencabik tubuh James saat vampir ini berusaha membunuh Bella.
Carlisle Cullen
Carlisle Cullen adalah kepala rumah tangga sekaligus orang yang membangun klan Olympic Coven. Bagaikan Professor X dalam serial X-Men, Carlisle 'mengumpulkan' orang-orang berbakat untuk membangun klan ini. Berbeda dengan kebanyakan vampir, keluarga besar Cullen telah bersumpah untuk tidak meminum darah manusia. Mereka hanya minum darah hewan untuk bertahan hidup.
Bertahun menjadi dokter membuat Carlisle 'kebal' terhadap godaan darah manusia. Dalam klan Olympic Coven, Carlisle adalah sosok ayah yang menjadi pembimbing menjalani hidup berdampingan dengan bangsa manusia sekaligus berusaha berdamai dengan para Quileute Wolfpack dan Volturi. Carlisle juga ingin seluruh anggota keluarganya bisa merasakan hidup layaknya manusia dan karena itu ia berusaha mencarikan pasangan buat seluruh anggota keluarganya. Carlisle adalah yang paling setuju pada ide mengubah Bella menjadi vampir agar bisa menjadi pendamping Edward.
Esme Cullen
Esme Cullen awalnya adalah seorang manusia bernama Anne Platt. Esme bertemu Carlisle saat ia masih berusia 16 tahun. Saat itu, Esme mengalami luka dan Carlisle adalah dokter yang merawatnya. Hubungan mereka sempat terputus bertahun-tahun meski kenangan akan kebaikan Carlisle tetap membekas di benak Esme.
Esme kemudian menikah dengan seorang pria bernama Charles Evenson yang ternyata malah menyia-nyiakannya. Esme yang sudah tak sanggup lagi bertahan lantas melarikan diri meski saat itu ia sedang mengandung anak Charles. Sayangnya bayi yang ada di dalam rahimnya tak berumur panjang dan kematian ini membuat Esme putus asa dan mencoba bunuh diri.
Carlisle menemukan Esme di kamar mati dan memutuskan mengubah Esme menjadi vampir sebelum terlambat dan Esme benar-benar mati. Meski Esme tak memiliki kekuatan yang terlalu spesial, jiwa keibuan Esme bisa menyatukan keluarga besar Cullen.
The Wolfpack
Quileute Wolfpack bukanlah werewolf yang hanya berubah menjadi serigala pada saat bulan purnama. Quileute Wolfpack adalah keturunan dari para pejuang suku Quileute yang gagah berani. Mereka yang terpilih akan mengalami masa metamorfosa menjadi serigala namun sebelum itu mereka akan mengalami masa pertumbuhan fisik yang sangat drastis. Mereka yang terpilih menjadi Quileute Wolfpack ini juga tidak mengalami proses penuaan. Usia mereka berhenti sampai tiba saatnya roh serigala melepas mereka.
Para anggota Quileute Wolfpack tidak hanya memiliki kekuatan yang sangat dahsyat, mereka juga memiliki kemampuan menyembuhkan diri sendiri dengan cepat. Dalam keadaan menjadi serigala, para anggota Quileute Wolfpack bisa saling berkomunikasi dengan bahasa mereka dan bisa saling memberi tahu kalau ada bahaya. Baik dalam keadaan menjadi serigala maupun saat berbentuk manusia, para anggota Quileute Wolfpack memiliki kepekaan jauh melebihi manusia dan mereka juga mampu berlari lebih cepat dari para vampir.
Victoria
Victoria adalah vampir pengembara. Victoria menyimpan dendam membara pada keluarga Cullen karena James, pasangannya, dibunuh keluarga Cullen karena menyerang Bella. Victoria bukan vampir biasa. Ia memiliki kekuatan dan kemampuan bertarung yang sangat hebat. Selain itu Victoria juga punya kemampuan menyembuhkan diri melebihi vampir lain dan membuatnya jadi sangat sulit dibunuh.
Victoria tak ingin menyerang Edward karena buatnya, cara yang paling tepat untuk membalas dendam adalah dengan membunuh orang yang dicintai Edward. Victoria juga jadi musuh besar Quileute Wolfpack karena salah satu anggota klan Victoria sempat akan membunuh Bella yang sangat dilindungi oleh kelompok serigala ini. Gagal menjalankan rencana awalnya, Victoria berencana membangun pasukan vampir untuk memburu Bella yang kini tak hanya dilindungi keluarga Cullen tapi juga para serigala.
The Volturi
Meski terlihat sama sekali tak punya perasaan, Volturi sebenarnya hanyalah menjalankan tugas mereka sebagai penegak hukum bangsa vampir. Volturi adalah keturunan bangsawan dan memiliki kekuatan melebihi vampir pada umumnya. Mereka tak pernah berkompromi. Mereka tak peduli kalaupun harus membunuh manusia atau vampir. Selama itu harus dilakukan maka itulah yang akan mereka jalankan.
Masing-masing anggota Volturi memiliki kekuatan khusus yang sangat berguna dalam pertempuran. Keterlibatan Volturi dalam urusan keluarga Cullen berawal ketika Edward merasa putus asa dan meminta Volturi untuk mengakhiri hidupnya. Volturi merasa Bella sudah tahu terlalu banyak dan hanya ada dua pilihan buatnya: menjadi vampir atau mati.
The Newborns
Newborns adalah pasukan vampir yang dibentuk oleh Victoria dalam misinya memburu Bella yang kini dalam perlindungan keluarga Cullen dan Quileute Wolfpack. Newborns jadi sangat berbahaya karena mereka sangat haus darah dan jauh lebih kuat dari vampir yang telah lama menjadi vampir. Selain itu, pasukan vampir baru ini juga sangat sulit dikendalikan.
Dipimpin oleh Victoria dan Riley, salah satu Newborns pertama, pasukan ini memiliki jumlah jauh lebih banyak dari seluruh anggota keluarga Cullen dan Quileute Wolfpack.
Charlie Swan
Charlie Swan tak tahu harus berbuat apa saat Bella, putrinya, memilih tinggal bersama Charlie setelah Renee, ibu Bella, menikah lagi. Charlie harus belajar banyak tentang bagaimana membesarkan seorang putri di tengah kesibukannya sebagai kepala polisi di Forks. Meski banyak kejadian aneh di sekitarnya namun Charlie seolah tak menyadarinya dan menganggap semuanya biasa saja.
Charlie adalah teman dekat Billy Black, ayah Jacob, dan karena itu ia lebih cenderung memilih Jacob ketimbang Edward yang ia anggap tak bertanggung jawab saat keluarga Cullen pindah dari Forks. Meski seolah tak banyak berperan namun justru Charlie-lah yang selalu mengingatkan Bella bahwa ia tetaplah seorang remaja biasa seperti juga teman-temannya di sekolah.
Bella's Friends
Jangan dikira di kota Forks hanya ada vampir dan serigala jadi-jadian. Manusia normal masih tetap jadi populasi utama di kota kecil ini. Selain Bella dan ayahnya masih ada teman-teman Bella yang perannya tak bisa dianggap remeh.
Meskipun hari-hari Bella seolah lebih banyak diisi oleh interaksinya dengan para vampir namun teman-teman Bella ini seolah menjadi penyeimbang antara 'dunia lain' yang diakrabi Bella dan 'dunia nyata' tempat ia harus memikirkan ujian dan belanja seperti remaja lainnya. Berbeda dengan mereka yang ada dalam film-film lain, teman-teman Bella ini tak pernah tahu bahwa Bella juga hidup di 'dunia lain' yang sama sekali tak terbayangkan. (kpl/roc)
Narration
Bella Swan ( Kristen Stewart )
Sejak pindah dari Phoenix ke Forks, hidup Isabella Swan memang tak lagi sama. Perkenalannya dengan Edward Cullen membuat Bella terlibat dalam sebuah komunitas yang tak pernah diketahui banyak orang. Bella jatuh cinta pada Edward yang ternyata adalah vampir yang telah berusia hampir satu abad. Meski tahu kalau Edward adalah vampir namun kenyataan ini tak membuat cinta Bella pudar. Tak ada lagi yang diinginkan Bella selain bersatu dengan Edward, selamanya. Masalah jadi rumit saat Bella mengenal Jacob yang ia anggap sebagai seorang sahabat karib. Masalahnya Jacob dan Edward adalah dua musuh bebuyutan. Mereka berdua berasal dari garis keturunan yang telah bermusuhan selama berabad-abad.
Edward Cullen ( Robert Pattinson )
Sejak tahun 1918, usia Edward Cullen tak pernah bertambah. Selamanya pria ini akan tetap menjadi remaja berusia 17 tahun. Edward berubah menjadi vampir ketika Dr. Carlisle Cullen, ayah angkatnya, mengubahnya agar bisa selamat dari penyakit yang tak bisa disembuhkan. Edward diberkahi wajah tampan dan kekuatan yang melebihi manusia biasa namun di luar itu, Edward memiliki kemampuan membaca pikiran orang lain. Ironisnya, Edward justru tak bisa membaca pikiran Bella, gadis yang dicintainya. Kemampuan membaca pikiran inilah yang membuat keluarga Volturi iri dan bermaksud mengambil kekuatan ini dari Edward.
Edward jelas tak ingin menghabiskan sepanjang umurnya tanpa pendamping dan tak ada keraguan lagi bahwa Bella adalah orang yang diharapkan Edward. Meskipun Bella dengan rela telah bersedia menjadi vampir dan mendampingi Edward selamanya namun Edward masih tetap ragu.
Sebagai bangsa vampir, Edward dan keluarganya adalah musuh bebuyutan bangsa Jacob Black yang ternyata mampu berubah menjadi serigala. Yang lebih jadi masalah justru adalah persahabatan Bella dengan Jacob yang tak bisa dipisahkan.
Jacob Black ( Taylor Lautner )
Semula tak ada yang mengira kalau Jacob Black adalah bangsa Quileute Wolfpack. Jacob adalah sahabat lama keluarga Bella dan baru menyadari kalau dia adalah bagian dari keluarga Quileute Wolfpack yang bertugas melindungi tanah suku Indian dari para vampir. Jacob dan Bella sempat sangat dekat namun hubungan ini tiba-tiba saja berubah ketika Jacob menyadari kalau dirinya punya tugas mulia. Jacob memilih menjauhkan diri dari Bella meski di saat yang sama ia juga selalu melindungi Bella dari ancaman para vampir yang berusaha memburu Edward. Hubungan Bella dan Jacob memang sulit digambarkan. Bella hampir saja jatuh hati pada Jacob meski akhirnya cintanya pada Edward yang membuatnya menjatuhkan pilihan.
Alice Cullen (Ashley Greene)
Selain Edward, keluarga Cullen yang paling dekat dengan Bella adalah Alice. Jangan tertipu dengan kecantikan wanita ini karena Alice adalah salah satu keluarga Cullen yang punya kekuatan di luar kekuatan manusia biasa. Alice memiliki kemampuan melihat ke masa depan.
Alice dan Bella adalah dua sahabat baik. Alice bahkan sempat merencanakan pesta ulang tahun buat Bella namun acara ini malah menjadi berantakan saat tangan Bella terluka dan Jasper kehilangan kendali. Alice juga yang pertama berusaha menyelamatkan Edward saat Edward berusaha mengakhiri hidupnya karena mengira Bella telah bunuh diri.
Rosalie Hale (Nikki Reed)
Awalnya Rosalie adalah manusia biasa. Carlisle mengubah Rosalie menjadi vampir karena ia ingin menjodohkan Edward dengan gadis cantik ini. Sayangnya, Edward menganggap Rosalie seperti saudara sendiri. Rosalie kemudian menemukan jodohnya saat ia bertemu seorang pria bernama Emmett McCarthy yang terluka parah karena diserang beruang. Rosalie kemudian meminta Carlisle untuk mengubah Emmett menjadi vampir karena ia tak sanggup melakukannya sendiri.
Selain Edward sendiri, Rosalie adalah anggota keluarga Cullen yang tak setuju jika Bella menjadi vampir. Buat Rosalie, Bella telah memiliki segalanya dan tak ada gunanya mengorbankan jiwanya hanya untuk menjadi vampir. Rosalie juga tak setuju jika Edward menjalin hubungan asmara dengan Bella meskipun seluruh anggota keluarga Cullen berusaha meyakinkan kalau Bella sudah menjadi anggota keluarga Cullen hanya karena kedekatannya dengan Edward.
Jasper Hale
Jasper adalah anak angkat dari keluarga Cullen. Karena kemiripannya dengan Rosalie, Jasper mengambil nama belakang Rosalie agar mereka bisa menjadi saudara kembar saat harus berhubungan dengan manusia. Jasper sendiri adalah yang terakhir bergabung dengan keluarga Cullen dan karena itu ia yang paling merasa kesulitan menahan diri dari aroma darah manusia.
Karena Jasper pula keluarga Cullen memutuskan pindah dari Forks. Jasper sempat tak tahan mencium aroma darah Bella dan kehilangan kendali meski untungnya tak sampai terjadi sesuatu yang membahayakan Bella. Meski Jasper bukan yang paling besar dalam keluarga Cullen namun ia adalah petarung yang paling baik. Jasper juga punya kelebihan mampu memanipulasi pikiran orang lain.
Emmett Cullen
Meski belum terlalu lama menjadi vampir namun Emmet Cullen tak memiliki masalah beradaptasi dengan kehidupan barunya ini. Kalau Rosalie menyesali keberadaannya sebagai vampir, Emmet justru malah bersyukur karena dengan begitu ia bisa selamanya berdampingan dengan Rosalie. Emmet bahkan menggambarkan saat Rosalie membawanya pulang dan meminta Carlisle mengubahnya menjadi vampir sebagai pengalaman diselamatkan oleh malaikat.
Emmet adalah anggota keluarga Cullen yang paling kuat. Meski semua anggota keluarga Cullen mampu bertarung dengan baik namun hanya Emmet yang paling menikmati tiap detik dari pertarungannya. Emmet juga yang mencabik tubuh James saat vampir ini berusaha membunuh Bella.
Carlisle Cullen
Carlisle Cullen adalah kepala rumah tangga sekaligus orang yang membangun klan Olympic Coven. Bagaikan Professor X dalam serial X-Men, Carlisle 'mengumpulkan' orang-orang berbakat untuk membangun klan ini. Berbeda dengan kebanyakan vampir, keluarga besar Cullen telah bersumpah untuk tidak meminum darah manusia. Mereka hanya minum darah hewan untuk bertahan hidup.
Bertahun menjadi dokter membuat Carlisle 'kebal' terhadap godaan darah manusia. Dalam klan Olympic Coven, Carlisle adalah sosok ayah yang menjadi pembimbing menjalani hidup berdampingan dengan bangsa manusia sekaligus berusaha berdamai dengan para Quileute Wolfpack dan Volturi. Carlisle juga ingin seluruh anggota keluarganya bisa merasakan hidup layaknya manusia dan karena itu ia berusaha mencarikan pasangan buat seluruh anggota keluarganya. Carlisle adalah yang paling setuju pada ide mengubah Bella menjadi vampir agar bisa menjadi pendamping Edward.
Esme Cullen
Esme Cullen awalnya adalah seorang manusia bernama Anne Platt. Esme bertemu Carlisle saat ia masih berusia 16 tahun. Saat itu, Esme mengalami luka dan Carlisle adalah dokter yang merawatnya. Hubungan mereka sempat terputus bertahun-tahun meski kenangan akan kebaikan Carlisle tetap membekas di benak Esme.
Esme kemudian menikah dengan seorang pria bernama Charles Evenson yang ternyata malah menyia-nyiakannya. Esme yang sudah tak sanggup lagi bertahan lantas melarikan diri meski saat itu ia sedang mengandung anak Charles. Sayangnya bayi yang ada di dalam rahimnya tak berumur panjang dan kematian ini membuat Esme putus asa dan mencoba bunuh diri.
Carlisle menemukan Esme di kamar mati dan memutuskan mengubah Esme menjadi vampir sebelum terlambat dan Esme benar-benar mati. Meski Esme tak memiliki kekuatan yang terlalu spesial, jiwa keibuan Esme bisa menyatukan keluarga besar Cullen.
The Wolfpack
Quileute Wolfpack bukanlah werewolf yang hanya berubah menjadi serigala pada saat bulan purnama. Quileute Wolfpack adalah keturunan dari para pejuang suku Quileute yang gagah berani. Mereka yang terpilih akan mengalami masa metamorfosa menjadi serigala namun sebelum itu mereka akan mengalami masa pertumbuhan fisik yang sangat drastis. Mereka yang terpilih menjadi Quileute Wolfpack ini juga tidak mengalami proses penuaan. Usia mereka berhenti sampai tiba saatnya roh serigala melepas mereka.
Para anggota Quileute Wolfpack tidak hanya memiliki kekuatan yang sangat dahsyat, mereka juga memiliki kemampuan menyembuhkan diri sendiri dengan cepat. Dalam keadaan menjadi serigala, para anggota Quileute Wolfpack bisa saling berkomunikasi dengan bahasa mereka dan bisa saling memberi tahu kalau ada bahaya. Baik dalam keadaan menjadi serigala maupun saat berbentuk manusia, para anggota Quileute Wolfpack memiliki kepekaan jauh melebihi manusia dan mereka juga mampu berlari lebih cepat dari para vampir.
Victoria
Victoria adalah vampir pengembara. Victoria menyimpan dendam membara pada keluarga Cullen karena James, pasangannya, dibunuh keluarga Cullen karena menyerang Bella. Victoria bukan vampir biasa. Ia memiliki kekuatan dan kemampuan bertarung yang sangat hebat. Selain itu Victoria juga punya kemampuan menyembuhkan diri melebihi vampir lain dan membuatnya jadi sangat sulit dibunuh.
Victoria tak ingin menyerang Edward karena buatnya, cara yang paling tepat untuk membalas dendam adalah dengan membunuh orang yang dicintai Edward. Victoria juga jadi musuh besar Quileute Wolfpack karena salah satu anggota klan Victoria sempat akan membunuh Bella yang sangat dilindungi oleh kelompok serigala ini. Gagal menjalankan rencana awalnya, Victoria berencana membangun pasukan vampir untuk memburu Bella yang kini tak hanya dilindungi keluarga Cullen tapi juga para serigala.
The Volturi
Meski terlihat sama sekali tak punya perasaan, Volturi sebenarnya hanyalah menjalankan tugas mereka sebagai penegak hukum bangsa vampir. Volturi adalah keturunan bangsawan dan memiliki kekuatan melebihi vampir pada umumnya. Mereka tak pernah berkompromi. Mereka tak peduli kalaupun harus membunuh manusia atau vampir. Selama itu harus dilakukan maka itulah yang akan mereka jalankan.
Masing-masing anggota Volturi memiliki kekuatan khusus yang sangat berguna dalam pertempuran. Keterlibatan Volturi dalam urusan keluarga Cullen berawal ketika Edward merasa putus asa dan meminta Volturi untuk mengakhiri hidupnya. Volturi merasa Bella sudah tahu terlalu banyak dan hanya ada dua pilihan buatnya: menjadi vampir atau mati.
The Newborns
Newborns adalah pasukan vampir yang dibentuk oleh Victoria dalam misinya memburu Bella yang kini dalam perlindungan keluarga Cullen dan Quileute Wolfpack. Newborns jadi sangat berbahaya karena mereka sangat haus darah dan jauh lebih kuat dari vampir yang telah lama menjadi vampir. Selain itu, pasukan vampir baru ini juga sangat sulit dikendalikan.
Dipimpin oleh Victoria dan Riley, salah satu Newborns pertama, pasukan ini memiliki jumlah jauh lebih banyak dari seluruh anggota keluarga Cullen dan Quileute Wolfpack.
Charlie Swan
Charlie Swan tak tahu harus berbuat apa saat Bella, putrinya, memilih tinggal bersama Charlie setelah Renee, ibu Bella, menikah lagi. Charlie harus belajar banyak tentang bagaimana membesarkan seorang putri di tengah kesibukannya sebagai kepala polisi di Forks. Meski banyak kejadian aneh di sekitarnya namun Charlie seolah tak menyadarinya dan menganggap semuanya biasa saja.
Charlie adalah teman dekat Billy Black, ayah Jacob, dan karena itu ia lebih cenderung memilih Jacob ketimbang Edward yang ia anggap tak bertanggung jawab saat keluarga Cullen pindah dari Forks. Meski seolah tak banyak berperan namun justru Charlie-lah yang selalu mengingatkan Bella bahwa ia tetaplah seorang remaja biasa seperti juga teman-temannya di sekolah.
Bella's Friends
Jangan dikira di kota Forks hanya ada vampir dan serigala jadi-jadian. Manusia normal masih tetap jadi populasi utama di kota kecil ini. Selain Bella dan ayahnya masih ada teman-teman Bella yang perannya tak bisa dianggap remeh.
Meskipun hari-hari Bella seolah lebih banyak diisi oleh interaksinya dengan para vampir namun teman-teman Bella ini seolah menjadi penyeimbang antara 'dunia lain' yang diakrabi Bella dan 'dunia nyata' tempat ia harus memikirkan ujian dan belanja seperti remaja lainnya. Berbeda dengan mereka yang ada dalam film-film lain, teman-teman Bella ini tak pernah tahu bahwa Bella juga hidup di 'dunia lain' yang sama sekali tak terbayangkan. (kpl/roc)
me for me
Profile Ridwan Nugraha
Lolos menjadi CAPASKA KAB.GARUT 2010
untuk perwakilan SMAN 13 Garut
Punya prestasi segudang,siapa yang tidak bangga?.
Ridwan Nugraha biasa di panggil Ridwan yang sekarang duduk dikelas XI IPA 1 ini ternyata selain menjadi PASKIBRAKA KAB.GARUT 2010 sebagai PASUKAN 17 SAYAP KIRI untuk perwakilan SMAN 13 Garut,cowo ini juga punya banyak prestasi diantaranya menjuarai sebagai Penampilan Terbaik JAMBORE Seni Pencak Silat 2009 se-Indonesia.Terbaik 1 dan 2 Festival Seni Bela Diri Pencak Silat GPK Cup se-Bandung Raya,dua kali menjadi Pinunjul 2 Seni Pencak Silat LSS SMAN 3 Bandung,.Disekolahnya pun cowo ini mempunyai prestasi yang lebih juga yaitu sebagai Juara Umum kls X ( 10 ) tahun 2010 perwakilan dari kls X-A.Wuiih keren banget.Ridwan yang merupakan alumni SMPN 11 Bandung ini sebelumnya tidak begitu tertarik dengan kegiatan PASKIBRA tapi kemudian ada salah satu seniornya di SMA yang mengajaknya untuk mengikuti seleksi CAPASKA 2010 ( CALON PASKIBRAKA 2010 ) dan tidak menyangka dirinya terpilih dan lolos seleksi sebagai CAPASKA KAB.GARUT 2010.Cowo yang suka jalan-jalan ini ternyata dulunya merupakan cowo yang tidak begitu aktif didalam dunia organisasi tapi meskipun begitu,dia membuktikan bahwa setiap manusia pasti akan berubah menjadi sesuatu yang lebih secara tidak terduga.
“Semua orang pasti memiliki tekad dan tujuan hidup untuk menjadi lebih baik kedepannya karena keberhasilan didapatkan sesorang dengan kerja keras bukan secara instan”,terang cowo yang bercita-cita menjadi orang yang berkecimpung didunia pengembangan Sumber Daya Manusia dan juga sekaligus ingin menjadi Nutrisionis.
Cowo ini juga mempunyai motto yang unik yaitu “we are can be success if we are always to hard working”.Keren kan ? yups
Langganan:
Komentar (Atom)
